Penerapan KERUN Inverter yang{0}}hemat energi di Unit Agitator
I. Abstrak:
Makalah ini terutama membahas penerapan inverter secara luas pada agitator dan memverifikasi, melalui data aktual, efektivitas, keandalan, dan efek penghematan energi yang signifikan-dari pengaturan kecepatan frekuensi variabel pada beban jenis{1}}agitasi.
II. Kata kunci:
Agitasi, Pengaturan Kecepatan Frekuensi Variabel, Penghematan Energi
AKU AKU AKU. Analisis Aplikasi Inverter
Unit agitator (pengeringan) mempunyai daya motor yang tinggi, arus start yang besar, dan waktu start yang lama. Selain itu, terlepas dari perubahan komposisi atau kuantitas material, setelah dimulai dan dialihkan dari koneksi bintang-delta, koneksi tersebut beroperasi secara langsung pada frekuensi saluran. Hal ini menyebabkan tingkat kebisingan yang tinggi, keausan mekanis yang parah, dan pemborosan energi yang signifikan. Selain itu, sirkuit kendali tidak dapat disederhanakan sehingga menyebabkan ketidaknyamanan bagi operator. Mengadopsi teknologi hemat energi-inverter untuk retrofit dapat mengurangi arus start secara signifikan, menyederhanakan sirkuit kontrol, dan memungkinkan penyesuaian kecepatan motor secara real-time selama pengoperasian sistem berdasarkan kondisi sebenarnya. Berdasarkan pengalaman retrofit perusahaan kami, penghematan energi umumnya berkisar antara 15% hingga 35%, yang menunjukkan manfaat ekonomi yang cukup besar.
Misalnya, unit agitator standar sering kali terdiri dari tiga mesin, masing-masing dengan daya motor 400KW. Dua skema aplikasi tersedia untuk dipilih:
Skema 1:Gunakan satu sistem kontrol hemat-energi-berbasis inverter untuk menggerakkan ketiga unit. Sistem kendali hanya digunakan untuk pengasutan frekuensi variabel. Setelah pengaktifan selesai, sistem beralih ke operasi frekuensi saluran. Hanya satu dari tiga unit yang dapat beroperasi di bawah kendali frekuensi variabel setiap saat.

Gambar 1.1 Wiring Diagram 1 Inverter pada Agitator
Skema 2:Gunakan pendekatan "satu-inverter-per-unit" untuk perkuatan yang-menghemat energi. Setiap unit membentuk suatu sistem independen sekaligus saling berhubungan. Kecepatan dapat disesuaikan secara individual.

Gambar 1.2 Wiring Diagram 2 Inverter pada Agitator
Di antara kedua skema tersebut, skema pertama memerlukan investasi yang lebih rendah namun melibatkan sirkuit kontrol yang lebih kompleks, memakan waktu-untuk pemeliharaan dan pemecahan masalah, serta memerlukan keahlian teknis yang lebih tinggi. Skema kedua menawarkan efek-penghematan dan pengurangan konsumsi-energi yang paling nyata dan memungkinkan penetapan prosedur pengoperasian independen yang disesuaikan untuk berbagai produk.
IV. Efek-hemat energi
Mengambil skema "satu-inverter-per-unit" sebagai contoh: Dengan asumsi pengoperasian selama 10 jam per hari, 25 hari per bulan, dengan biaya listrik sebesar 0,75 RMB/kWh, dan efisiensi-penghematan energi yang dihitung sebesar 20% dibandingkan dengan kondisi pengoperasian awal, penghematan energi per unit adalah sebagai berikut:
Penghematan biaya listrik bulanan: 400KW * 10 jam * 25 hari * 20% * 0,75 RMB/kWh=15,000 RMB
Biasanya, biaya investasi untuk semua peralatan inverter dapat diperoleh kembali dalam waktu satu tahun. Selain itu, ini mengurangi pemborosan bahan, air, dll.
V.Kesimpulan
Dengan pesatnya perkembangan teknologi elektronika daya dan semakin canggihnya teknologi inverter, semakin banyak sistem pengaturan kecepatan frekuensi variabel yang diterapkan di berbagai industri. Performa kontrolnya yang luar biasa dan efek-penghematan energi yang luar biasa memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi perusahaan.
